Tanggapan Tokopedia Mengenai Tren Shifting Berbelanja

Pelaku bisnis mengeluhkan penurunan daya beli customer. Perkembangan penjualan ritel riil dari 16‎, 3 persen pada Juni 2016, anjlok jadi 6, 7 persen di Juni 2017.

Tapi, beberapa ekonom mengatakan anjloknya bidang riil bukanlah karna problem daya beli, tetapi ada trend shifting atau perpindahan belanja dari konvensional ke on-line.

Lantas benarkah sekian? Chief of Staff Tokopedia Melissa Siska Juminto, menolak ada shifting.

Tanggapan Tokopedia Mengenai Tren Shifting Berbelanja

” Mustahil memengaruhi sampai ke perkembangan karna penjual kami saja 80% yaitu penjual baru yang baru buka usaha, bukanlah perusahaan besar yang lalu buka lapak on-line, ” tutur Melissa pada Selasa (15/8) di Kantor Google Indonesia.

Melissa menerangkan, profil penjual pada Tokopedia rata-rata didominasi oleh penjual baru yang datang dari kelompok pekerja kantoran serta pelaku bisnis pemula yang baru mulai usahanya.

” Rata-rata entrepreneur di Tokopedia juga masih tetap beromset 20-50 juta per bulannya, jadi masih tetap begitu mikro serta tidak dapat disebut berikan dampak besar pada perkembangan ekonomi, ” tuturnya sekali lagi.

Head of e-commerce Google Indonesia Henky Prihatna juga menyebutkan hal sama. Berdasarkan data penelitian Google dengan perusahaan penelitian Temasek, e-commerce per 2015 di Indonesia masih tetap sebesar USD 1, 7 juta.

” Angka ini masih tetap kecil bila dimaksud dapat memengaruhi PDB. E-commerce mungkin saja memengaruhi karna kita perkiraan kenaikan e-commerce menjangkau 39% pertahunnya, tapi bila saat ini pasti mustahil punya pengaruh, ” papar Henky.

Jelang Harbolnas Lazada Perkuat Distribusi

Menyongsong Hari Berbelanja On-line Nasional (Harbolnas) 2017 pada 12 Desember, Lazada yang sudah dilengkapi dengan cek resi lakukan beberapa persiapan serta kiat spesial untuk semua penjualnya (seller) untuk menghadapi lonjakan pemesanan product. Karenanya Lazada merajut kemitraan strategis.

Disibakkan Head of Digital Marketing Lazada Indonesia, Haikal Bekti Anggoro, pihaknya berpartner dengan penyedia sarana logistik di Makassar, Sulawesi Selatan, untuk memudahkan akses distribusi dari serta ke Indonesia sisi Tengah serta Timur.

Lazada juga tengah menggencarkan kemampuan sarana gudang di Kota Medan untuk tingkatkan efisiensi operasional serta service distribusi pas saat dari seller pada customer Lazada.

Diluar itu, penyedia service marketplace ini ikut mengadakan lokakarya untuk komune Lazada Club Medan untuk memberdayakan UKM sekalian menghadapi tingginya transaksi product waktu Harbolnas.

” Kami optimis th. ini jadi th. Harbolnas paling baik untuk seller serta customer Lazada, termasuk juga UKM. Begitu, mereka dapat memakai momentum ini untuk meningkatkan usaha serta memberi pengalaman belanja yang nyaman serta mengasyikkan, ” papar Haikal

Terlebih dulu, Lazada telah lebih dahulu mengadakan On-line Revolution pada 11 November lantas dengan perolehan memuaskan. Ini jadi peristiwa perlu pemberi tanda dimulainya On-line Revolution yang juga akan berjalan sampai acara puncak di Harbolnas 2017.

Dalam perolehannya, Lazada mengantongi kenaikan Gross Merchandise Value (GMV) nyaris tujuh kali lipat dibanding dengan hari umum. ” Arena On-line Revolution yaitu ‘fase pemanasan yang puncaknya berjalan pada 12 Desember, serta spesial untuk Lazada sampai 14 Desember, ” lebih Haikal.

Untuk mengoptimalkan penjualan akhir th., Lazada juga mengadakan program bertopik Bln. Jualan On-line Nasional (BUJONAS) sepanjang Desember untuk mendorong semakin banyak seller gabung dengan on-line.

” Dengan makin banyak pedagang on-line, makin kaya juga pilihan barang untuk customer di semua Indonesia, ” terangnya.

Lazada Seller City Leader Medan, Syahrial Affandi menilainya On-line Revolution serta Harbolnas adalah peluang untuk seller, termasuk juga aktor UMKM untuk mengenalkan product serta tingkatkan jumlah penjualan.

Waktu ajangg 11. 11 tempo hari, ia mengakui ada penambahan jumlah order berulang-kali lipat dibanding dengan hari umum. Menurut dia, kunci kesuksesan terdapat pada ketersediaan product, penawaran harga yang menarik serta tanggapan yang cepat atas pertanyaan customer.

” Bila customer senang mereka juga akan kembali belanja product kita walau kampanye telah selesai, ” katanya.

Perwakilan Top Seller Lazada Medan, Dewi Lestari, sharing panduan mengenai kunci kesuksesan menyongsong Harbolnas yaitu dengan menyiapkan tenaga kerja seperlunya supaya kualitas service tetaplah sempurna. Sebab, customer service yaitu satu diantara persyaratan kunci kesuksesan satu usaha di ranah digital.

Disibakkannya juga, perlu untuk beberapa seller untuk mempunyai daya saing dalam tiap-tiap segi usaha, salah nya ialah dalam service pelanggan yang terpadu serta berkepanjangan. Dengan inovasi paling baru ini, saat ini system di Lazada dapat menyimpan sejumlah 90 juta pesanan /hari.

” Lazada juga miliki sarana Kontan on Delivery (CoD) serta gratis ongkir ke semua Indonesia dengan pembelian serta dengan jumlah dan nominal spesifik, hingga pengalaman belanja on-line di Lazada makin nyaman serta mengasyikkan untuk seller ataupun customer, ” tandas Dewi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *