Berinteraksi Dengan Suku Toraja

 

Toraja memiliki kekuatan adat tersendiri. Suku toraja yang mendiami sebuah pegunungan ini masih sangat menjunjung tinggi kearifan lokal budaya adat setempat. Tidak mengherankan jika suku asli tana toraja ini menjadi suku yang sangat kuat. Kira-kira jumlah penduduk asli yang masih menjunjung tinggi suku asli toraja ini ada sekitar 1 juta jiwa. Masing-masing tersebar di seluruh kabupaten toraja. Sebagian besar penduduk toraja memeluk agama kristen. Namun masih ada juga penduduk suku asli toraja yang memeluk kepercayaan tertentu yaitu kepercayaan animisme yang sudah sejak lama turun temurun dipeluk oleh masyarakat toraja asli. Kepercayaan animisme ini menggunakan hewan sebagai tuhannya. Sehingga masyarakat toraja sangat menghargai keberadaan hewan.

Berikut adalah keunikan Suku toraja yang bisa Anda bandingkan dengan suku-suku lainnya:

• Penduduk asli toraja memiliki ritual-ritual khusus yang menghubungkan antara satu desa dengan desa yang lainnya. Ritual-ritual ini dianggap wajib dilakukan untuk mempererat hubungan antar warga. Sejak abad ke 20 suku asli dari toraja ini memiliki identitas yang tidak bisa dihapuskan. Selain upacara-upacara adat yang masih snagat kental dan masih sering dilakukan, identitas dari etnis suku asli tana toraja ini adalah berprofesi sebagai petani yang berada di dataran tinggi. Identitas pekerjaan inilah yang membuat suku asli tana toraja ini berbeda dari suku-suku lainnya yang ada di sulawesi seperti suku bugis maupun suku makasar.

• Hal menarik dari suku asli ini adalah pola penjagaan hubungan kekeluargaan antar keluarga. Di dalam sebuah desa memiliki anggota yang semuanya memiliki hubungan kekeluargaan. Hubungan kekeluargaan ini sangat dijaga dengan baik oleh masyarakt sekitarnya. Caranya adalah mereka melakukan pernikahan dengan sepupu jauh. Pernikahan ini bertujuan untuk semakin emmperat hubungan kekeluargaan. Mereka tinggal dalam satu desa. Masing-masing rumah memiliki marga yang dijadikan nama dari sebuah desa yang ditinggali. Kebudayaan dari masyarakat toraja asli ini sangat melarang keras terjadinya pernikahan dengan sepupu dekat kecuali jika pernikahan itu dilakukan dengan sepupu dekat yang masih dalam golongan bangsawan.

Suku toraja ini memiliki strata sosial khusus yang sangat membedakan antara satu keluarga dengan keluarga yang lainnya. Hubungan sosial kemasyarakatan dari masing-masing keluarga sangat bergantung dengan strata sosialnya. Anda bisa menemukan perbedaan antar strata sosial dari masing-masing keluarga dengan membedakan bentuk lengkungan pada atap rumah masyarakat toraja https://www.exploretoraja.com/. Semakin tinggi bentuk lengkungan dari rumah adatnya maka semakin tinggi strata sosialnya. Masyarakat setempat meskipun memiliki strata sosial yang sangat dijaga erat, namun mereka hidup saling menghormati dengan kearifan lokal yang masih dijaga dengan baik. Kearifan lokal inilah yang menjadikan toraja menjadi salah satu tujuan wisata yang sangat layak untuk dinikmati ketika Anda berada di tana toraja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *